Opening si Pandha Panji, Bupati Rio Dukung UMKM Dengan Pemasaran, Penjualan, dan Permodalan

 


SITUBONDO-Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo bersama Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah membuka kegiatan “Si Pandan” (Serba-serbi Panji Ramadan) di kawasan Pasesi, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, (22/2/2026).

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk bazar Ramadan tersebut menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk menjajakan aneka makanan dan minuman berbuka puasa, sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat setempat.

Camat Panji, Kiptiyah Rikawati dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut awalnya tidak masuk dalam rencana program. Namun berkat dukungan berbagai pihak, acara tetap dapat terselenggara dengan baik.

“Kami berterima kasih atas kehadiran Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati Situbondo. Karena beliau berdua menjadi semangat bagi kami sekaligus magnet bagi pengunjung,” ucap Kiptiyah.

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengapresiasi keinginan para pedagang untuk membuka lapak di bulan Ramadhan. Bupati berkomitmen untuk mengakomodir keinginan pedagang yang ingin berjualan selama Ramadhan. 

"Banyak ya yang ingin berjualan di bulan Ramadhan, salah satunya yang ada di Pasesi ini. Nanti kalau kurang, kami carikan lagi lokasi lainnya," ujar Bupati di sela meninjau SiPandan. 

Bupati mengaku, para pedagang yang notabene adalah pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) ini menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat, dan sudah ada ribuan pelaku UMKM di Situbondo. 

"Kami terus memberikan dukungan kepada para pelaku UMKM ya. UMKM ini motor penggerak perekonomian masyarakat. Kenapa ekonomi kita terus tumbuh di tengah efisiensi anggaran? Ya karena pelaku UMKM ini," ungkap Bupati Rio. 

Ke depan, Bupati meminta kepada dinas terkait untuk melatih atau memberikan pendampingan kepada para pelaku UMKM melalui tiga hal yakni pemasaran, pengemasan dan dukungan anggaran permodalan. 

"Diskoperindag terutama ya, harus mendampingi para pelaku UMKM terkait dengan pengemasan produk dan pemasaran. Kalau pinjaman permodalan kami sudah sediakan Vorsa UMKM," bebernya. 

Vorsa UMKM adalah program pemerintah yang menjembatani para pelaku UMKM untuk mendapatkan pinjaman dari Perbankan dengan bunga 0 rupiah karena bunga bank dan administrasi ditanggung pemerintah daerah setempat.

"Bunga 0 rupiah ya, maksimal pinjaman Rp20 juta. Tapi dari 1.800 pelaku UMKM, hanya 5 orang yang goal, karena terkendala SLIK atau ada tanggungan di bank yang belum dibayar, sehingga tidak lolos," terang Bupati Rio.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak