BPTD Pastikan Jalur Penyebrangan Jangkar Situbondo Berjalan dengan Lancar


Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Jangkar pada Balai Pengelola Transportasi Daerah (BPTD) Kelas II Jawa Timur, memastikan penyeberangan di Pelabuhan Jangkar, Situbondo, berjalan lancar, tidak ada penutupan.

Pengawas Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Jangkar BPTD Kelas II Jawa Timur, Abdul Hamid menegaskan bahwa tidak ada penutupan penyeberangan di Pelabuhan Jangkar, yang ada hanya penundaan penyeberangan karena cuaca ekstrem.

"Jumat (19/12/2025) kemarin ada penundaan keberangkatan KMP Munggiyango Hulalo rute Jangkar-Kangean. Biasanya kapal berangkat jam 08:00 Wib namun karena cuaca buruk keberangkatannya ditunda hingga pukul 13:00 Wib," ujar Abdul Hamid, Sabtu (20/12/2025).

Abdul Hamid mengaku, Jumat kemarin cuaca sangat tidak mendukung sehingga BPTD harus menunda penyeberangan yang seharusnya berangkat pada pukul 08:00 Wib tertunda hingga pukul 13:00 Wib setelah cuaca membaik.

"Setelah kami melakukan koordinasi dengan pihak terkait, kami memutuskan untuk menunda penyeberangan, sekitar lima jam penundaan," bebernya. 

Hamid mengemukakan, pada perayaan Natal dan Tahun Baru 2026, tidak ada penambahan kapal karena belum ada pergerakan kenaikan penumpang tujuan beberapa kepulauan di Madura maupun ke Lembar NTB.

"Pergerakan kenaikan penumpang belum ada, baik ke kepulauan maupun ke Lember NTB," tegasnya.

Untuk hari ini, ada satu kapal yang beroperasi yakni KMP Trimas Laila rute Jangkar-Lembar NTB yang direncanakan berangkat pada siang ini. 

"Kalau besok, ada KMP Dharma Kartika rute Jangkar-Raas," imbuh Abdul Hamid.

Selama libur Natal dan Tahun Baru 2026, ada empat kapal yang beroperasi rute Jangkar ke beberapa kepulauan di Madura dan Jangkar-Lembar NTB, di antaranya Wicitra Dharma, Dharma Kartika, Munggiyanggo Hulalo dan Trimas Laila. 

"Ada tiga kapal perintis dan satu kapal komersial antar provinsi," bebernya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak