SITUBONDO-Pemerintah Kabupaten Situbondo menerima kunjungan strategis dari civitas Pascasarjana Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Pertemuan berlangsung di Intelligence Room Pemkab Situbondo, Senin (12/1/2026), dan menjadi penanda kuat mulai diliriknya Situbondo oleh kalangan akademisi nasional.
Kunjungan tersebut dinilai sebagai bentuk apresiasi terhadap inovasi kepemimpinan Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo bersama Wakil Bupati Ulfiyah. Di bawah kepemimpinan duet kepala daerah muda ini, Situbondo disebut menunjukkan akselerasi pembangunan yang konsisten dan progresif.
Wakil Direktur Bidang Riset, Pengabdian Masyarakat, Digitalisasi, dan Internasionalisasi Sekolah Pascasarjana Unair, Prof Dr H Suparto Wijoyo SH MHum,menyampaikan bahwa Unair mencermati secara serius perkembangan Situbondo dalam beberapa waktu terakhir. Menurutnya, ada energi baru yang membuat daerah di ujung timur Pulau Jawa itu bergerak naik kelas.
“Kabupaten Situbondo saat ini tengah menunjukkan fenomena "Sunar Sumamburat" atau cahaya yang mulai memancar. Untuk itu, Universitas Airlangga pada tanggal 4 Februari 2026 mendatang akan mengundang Mas Rio, Bupati Muda Situbondo untuk memaparkan gagasan kepemimpinannya dalam forum School of Collaborative Leadership", ujar Prof Suparto.
Lebih lanjut, Prof Suparto mengatakan bahwa, pihaknya melihat aura atau semangat 'naik kelas' yang dibawa kepemimpinan tokoh muda Mas Rio dan Mbak Ulfi. "Kami ingin gagasan inovasi layanan dan capaian ekonomi Situbondo ditularkan menjadi best practice bagi daerah lain," kata Prof. Suparto.
Bukan tanpa alasan Unair melirik Kabupaten Situbondo di ujung timur Pulau Jawa ini. Namun, data menunjukkan pertumbuhan ekonomi Situbondo sangat progresif, menyentuh angka di atas 6% pada kuartal II hingga IV, melampaui rata-rata pertumbuhan nasional.
Ini, kata Prof Suparto, bentuk apresiasi Unair terhadap kepemimpinan anak muda. "Kami ingin Situbondo tidak lagi dipandang sebelah mata, tapi diperhitungkan dalam percaturan kepemimpinan di Jawa Timur, melampaui dominasi wilayah metropolitan," ujar Prof. Suparto.
Tak hanya itu yang disampaikan Prof Suparto, namun dia juga menegakan, selain urusan kepemimpinan, kerja sama yang akan menyentuh aspek teknis melalui dukungan Unair terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Situbondo, juga mulai dari pengentasan kemiskinan, penanganan stunting, hingga perubahan iklim.
Sektor pariwisata Pasir Putih, kata Prof. Suparto sudah saatnya destinasi legendaris Pasir Putih bertransformasi. "Rencana adanya investasi dan penataan tata kelola pesisir (coastal management), maka saya yakin Wisata Bahari Pasir Putih akan lebih naik kelas dan menjadi destinasi berskala nasional," tuturnya.
