Tanggapan Polres Situbondo pada Satu Keluarga Tewas, diduga CCTV dimatikan


SITUBONDO-Polisi menduga ada pihak yang sengaja mematikan kamera pemantau atau CCTV di rumah tempat ditemukan tewasnya tiga orang sekeluarga di Situbondo, Jawa Timur.

Dugaan itu disampaikan oleh Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Situbondo, AKBP Rezi Dharmawan.

“Menjelang dini hari CCTV tersebut berhenti merekam atau dalam kondisi mati yang kita duga sengaja dimatikan,” jelasnya, seperti dikutip dari Berita Utama Kompas TV, Jumat (2/1/2025).

Pihaknya menduga eksekusi terhadap ketiga korban dilakukan setelah kamera CCTV tersebut dimatikan.

“Kemudian di waktu itu diduga kuat terjadinya proses eksekusi atau peristiwa pembunuhan terhadap tiga korban ini,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, tiga orang yang merupakan sekeluarga, terdiri dari ayah, ibu, seorang anak perempuan tewas di dalam rumahnya, Desa Demung, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Minggu (28/12/2025).

Korban masing-masing bernama Mohammad Hasim (58), kemudian istrinya Suningsih (38), dan anak mereka Umi Rahmania (18).

Berdasarkan keterangan Kepala Desa Demung Aguk Prayudi, ketiga jenazah korban satu keluarga itu pertama ditemukan oleh orang tua korban, yakni ayah dari Suningsih.

"Info dari warga itu bapaknya, memang bapaknya yang ngaku 'saya yang tahu sendiri', bapaknya almarhumah yang tahu itu," kata Aguk dalam keterangannya.

"Jadi tahu-tahu sudah meninggal anaknya," imbuhnya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak