Penguatan Peran Wanita, Bhayangkari Situbondo Fokus Ketahanan Keluarga dan Literasi Digital


SITUBONDO-Polres Situbondo menggelar acara tatap muka antara Pembina dan Ketua Bhayangkari Cabang Situbondo bersama seluruh anggota Polwan, ASN, serta jajaran Bhayangkari se-Cabang Situbondo pada Jumat (6/2/2026). 

Kegiatan ini menjadi momentum penguatan peran ganda wanita dalam mendukung kinerja Polri sekaligus menjaga keutuhan keluarga.

Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, S.H., S.I.K., M.Sc., selaku Pembina Bhayangkari, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para istri anggota Polri yang menjadi sosok tangguh di balik keberhasilan tugas suami di lapangan. 

Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran Bhayangkari sebagai cooling system atau peneduh hati dalam rumah tangga di tengah tekanan tugas kepolisian yang cukup tinggi.

“Keberhasilan Polri dalam menjaga keamanan negeri tidak hanya ditentukan oleh strategi di lapangan, tetapi juga ditentukan oleh ketenangan, doa, dan dukungan yang Ibu-ibu berikan di dalam rumah tangga,” ujar AKBP Bayu.

Secara khusus, Kapolres memberikan penekanan mengenai gaya hidup para anggota. Ia mengimbau agar keluarga besar Polres Situbondo menjauhi perilaku pamer kekayaan atau flexing di media sosial dan mengedepankan pola hidup sederhana.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya prioritas pendidikan karakter anak dan manajemen keuangan keluarga guna mencegah tindakan koruptif.

“Jaga harkat dan martabat institusi dengan hidup bersahaja. Hindari gaya hidup hedonis yang dapat memicu kecemburuan sosial. Kesederhanaan adalah bentuk kemewahan yang paling tinggi,” tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Bhayangkari Cabang Situbondo Ny. Lana Bayu AS, memyampaikan bahwa organisasi yang dipimpinnya fokus pada empat pilar utama yakni pemberdayaan ekonomi kreatif melalui UMKM, seksi sosial (pencegahan stunting), ketahanan keluarga di era digital (literasi hoaks), serta bantuan sosial bagi masyarakat.

“Bhayangkari terus berkomitmen untuk tidak hanya menjadi pendamping suami, tapi juga menjadi wanita yang produktif. Kami ingin memastikan ibu-ibu memiliki kreativitas yang menghasilkan namun tetap tidak melupakan kewajiban utama dalam keluarga,” ucap Ny. Lana Bayu AS.

Ny. Lana Bayu AS juga menegaskan komitmen seluruh anggota Bhayangkari untuk bijak dalam bermedia sosial dan menjadikannya sarana edukasi positif. 

Melalui empat pilar gerakan tersebut, Bhayangkari Situbondo berupaya menjadi benteng pertama dalam menjaga privasi dan keamanan institusi Polri dari dampak negatif era digital.

Selain itu, Bhayangkari diharapkan menjadi organisasi yang semakin solid, mandiri, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat khususnya di wilayah hukum Polres Situbondo.

“Anggota Bhayangkari harus cerdas menggunakan teknologi agar mampu menjadi penyaring informasi hoaks dan menjaga privasi keluarga demi keamanan institusi. Serta kehadiran organisasi ini benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak