Tabur Bunga di Titik Kejadian, Wabup Iringi Pencarian Korban Jatuh dari Kapal


SITUBONDO-Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah bersama Tim Gabungan SAR turun langsung mengikuti proses pencarian Tohari (31), warga Dusun Darpa RT 003 RW 004, Desa Karangnangka, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, penumpang KMP Dharma Kartika yang jatuh ke laut di perairan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Minggu, (29/3/ 2026).

Peristiwa ini menarik perhatian Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah yang turut bergabung dalam pencarian korban pada hari keempat bersama Tim SAR gabungan. Namun hingga hari keempat pencarian, korban belum juga ditemukan.

Setibanya di titik Man Overboard (MOB) yang berjarak sekitar 3,5 mil dari Pelabuhan Penyeberangan Jangkar, suasana berubah khidmat. Wabup bersama tim SAR gabungan melakukan prosesi tabur bunga dan doa bersama tepat di titik lokasi kejadian.

“Kami hadir di sini untuk memberikan dukungan sekaligus mengetuk pintu langit melalui doa bersama. Semoga upaya maksimal yang dilakukan tim SAR segera membuahkan hasil,” ujar Wabup Situbondo Ulfiyah, Minggu.

Menurutnya,  aksi ini merupakan bentuk kepedulian mendalam pemerintah daerah terhadap Tohari. Pencarian ini melibatkan tim SAR Gabungan  yang terdiri dari Kalaksa BPBD, Tagana, TNI AL, Polairud, KSOP Kelas IV Panarukan, ASDP, Basarnas, serta jajaran Forkopimcam lengkap.

“Kami atas nama Pemkab Situbondo, bersama seluruh unsur terkait, hadir sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memastikan keamanan para pemudik. Insya Allah, Pemkab sudah melakukan pencarian selama empat hari terakhir,” lanjut Wabup Ulfi.

Lebih lanjut Mbak Ulfi  menjelaskan, bahwa secara teknis medis, pencarian kini memasuki fase krusial. “Secara keilmuan dan kebiasaan, jika korban meninggal dunia, biasanya pada hari ketiga atau keempat jasadnya sudah mulai mengambang. Maka dari itu, kami tingkatkan intensitas pencarian hari ini dengan harapan besar segera ditemukan,” pungkasnya.

Sementara  itu, Herland Aprilyanto menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait guna memastikan pencarian berjalan efektif.

“Diharapkan dengan sinergi dan kerja sama seluruh pihak, operasi hari ini dapat membuahkan hasil, sehingga korban segera ditemukan dan memberikan kepastian bagi pihak keluarga,” tegas Herland.

Hingga berita ini diturunkan, armada KNP 498 dan tim SAR  gabungan, mereka  masih terus melakukan penyisiran disejumlah titik koordinat yang telah ditentukan dengan harapan Tohari, warga Raas tersebut, bisa segera ditemukan.

Warga Desa Karangnangka, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur itu diketahui melompat dari kapal penyeberangan di perairan Selat Madura, Kamis (26/3/2026).

Saat kejadian, korban sedang dalam perjalanan dari Bali ke Pulau Raas menggunakan KMP Dharma Kartika dari pelabuhan Jangkar Situbondo.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak