SITUBONDO- Arus lalu lintas di jalur pantura di wilayah Pecaron, Situbondo terpantau macet panjang, Kemacetan ini dipicu oleh kecelakaan lalu lintas antara truk dan pick up, pada rabu sore (25/3/2026).
Kecelakaan bermula saat mobil pikap dengan nomor polisi P 8281 GG yang dikemudikan Ivan Chandra Kurniawan (22), warga Situbondo, melaju dari arah timur (Banyuwangi) menuju barat (Surabaya).
Sesampainya di lokasi kejadian, mobil pikap tersebut mendadak kehilangan kendali dan oleng ke arah kanan. Di saat yang bersamaan, dari arah berlawanan muncul truk bernomor polisi L 9209 UG, yang dikemudikan M Jainuri Betta (58), warga Sidoarjo. Lantaran jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan adu banteng tak terhindarkan
Benturan keras tersebut mengakibatkan bagian depan pikap ringsek parah. Tragisnya, seorang penumpang pikap bernama Sukarno. (50), yang juga warga Nganjuk, tewas di lokasi kejadian setelah terjepit di dalam kabin kendaraan yang hancur.
Korban meninggal dunia atas nama Sukarno (50), penumpang pikap yang meninggal dunia di TKP. Sedangkan korban luka-luka yakni Ivan Chandra Kurniawan (22), pengemudi pikap, yang saat ini dalam perawatan intensif di RSUD dr Abdoer Rahem Situbondo.
Kasat Lantas Polres Situbondo AKP Nanang Hendra Irawan, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerjunkan tim ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Iya benar, satu orang korban (penumpang pikap) meninggal dunia. Anggota kami sudah menangani di lapangan dan melakukan olah TKP untuk memastikan penyebab pasti mengapa kendaraan tersebut bisa oleng," ujar AKP Nanang.
Hingga saat ini, polisi masih mendalami apakah kecelakaan disebabkan oleh faktor kelelahan pengemudi (human error), kerusakan teknis kendaraan, atau kondisi jalan.
Arus lalu lintas di jalur penghubung Jawa-Bali tersebut sempat tersendat selama proses evakuasi namun kini telah kembali normal.
