Pelepasan Jemaah Haji, Mas Rio Titip Pesan untuk Kemakmuran Situbondo

 


SITUBONDO-Yusuf Rio Wahyu Prayogo Bupati Situbondo bersama Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Situbondo menggelar kegiatan pelepasan dan doa bersama calon jemaah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kamis (7/5/2026). 

Kegiatan yang terlaksana di Pendopo Rakyat Situbondo itu berlangsung khidmat dan penuh haru sebagai bentuk dukungan serta doa bagi para tamu Allah yang akan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.

Kegiatan fasilitasi jemaah haji tersebut bertujuan memberikan pendampingan, pelayanan, serta memastikan kesiapan para calon jemaah sebelum keberangkatan menuju Arab Saudi. Selain itu, acara ini menjadi momentum mempererat kebersamaan antar-jemaah dan keluarga yang turut mengantar keberangkatan.

Mas Rio menegaskan pemerintah daerah akan terus berbenah untuk meningkatkan fasilitas pelayanan bagi jamaah haji. Menurutnya, para jamaah merupakan tamu Allah sekaligus duta daerah yang turut membawa nama baik Situbondo.

"Tentu sebagai Bupati Situbondo tidak akan mengurangi, syukur-syukur terus ingin berbenah menambah apa fasilitas yang kurang. Karena bagaimanapun panjenengan adalah tamu Allah dari Kabupaten Situbondo yang turut mendoakan Situbondo," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Mas Rio juga menitipkan doa kepada seluruh jamaah agar Pemerintah Kabupaten Situbondo dapat menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan dengan baik.

"Saya yakin diminta atau tidak diminta, panjenengan semua di hadapan Baitullah akan mendoakan kami di sini. Akan mendoakan kejayaan Situbondo, akan mendoakan kemakmuran Situbondo," ucapnya.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Situbondo Rif'an Junaidi mengatakan, jumlah calon jemaah haji asal Situbondo pada musim haji tahun 1447 H/2026 M tercatat sebanyak 993 orang, termasuk 3 orang petugas haji. 

Jumlah tersebut sudah dikurangi 5 calon jemaah haji. Yakni, yang menunda keberangkatan karena sakit 3 orang, meninggal satu orang, dan satu orang karena pendamping suaminya yang sakit. 

"Seluruh jemaah yang berangkat telah melalui tahapan administrasi, kesehatan, hingga manasik haji. Kami berharap seluruh jemaah diberikan kesehatan, kelancaran, dan menjadi haji yang mabrur," ujar Rif’an dalam sambutannya. 

Ia juga menjelaskan, dari 993 calon jemaah haji, 171 jemaah merupakan lansia yang akan mendapatkan perlakuan khusus nantinya. "Petugas dan pendamping tentunya akan lebih memprioritaskan jemaah yang lansia, selain pergerakan terbatas juga terkait kesehatannya," jelasnya. 

Ratusan jemaah calon haji asal Situbondo tersebut nantinya terbagi dalam empat kelompok terbang atau kloter, yakni kloter 87, 88, 89, dan 90. Pembagian kloter dilakukan untuk memudahkan  pemberangkatan serta pelayanan selama perjalanan menuju embarkasi hingga ke Tanah Suci.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak