SITUBONDO-Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Wabup Ulfiyah bersama sejumlah kepala OPD sowan ke KHR Moh Kholil As a. , pengasuh Ponpes Walisongo Situbondo , Sabtu (17/1/2026).
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah ( OPD) melakukan rangkaian kunjungan ke sejumlah pondok pesantren di Situbondo dan sekitarnya. Hal itu sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan tokoh agama.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pasca-pelantikan pejabat dan dikemas dalam bentuk sowan bersama untuk memohon doa dan nasihat kebijaksanaan.
Bupati yang akrab disapa Mas Rio itu menjelaskan bahwa terdapat dua agenda penting yang dilaksanakan pada hari tersebut. Agenda pertama adalah sowan ke Pondok Pesantren Walisongo Situbondo dan Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Kabupaten Probolinggo.
Sementara agenda berikutnya direncanakan menuju Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo dengan menyesuaikan jadwal kiai dan sedang dikoordinasikan oleh wakil bupati Situbondo.
“Dalam rangka apa? Dalam rangka pasca-pelantikan para pejabat, kami ajak bersama-sama semacam sowan bareng, minta doa kepada para pengasuh pondok pesantren dan tokoh agama yang sangat dicintai masyarakat Situbondo,” ujar Mas Rio.
Lebih lanjut, Mas Rio menyatakan, bahwa silahturahmi ini bukan sekadar agenda seremonial saja, tetapi langkah strategis untuk membuka ruang komunikasi yang baik antara Pemkab Situbondo dengan tokoh agama.
Ia menambahkan, dalam membangun Kabupaten Situbondo tidak bisa dilakukan oleh Bupati dan Wakil Bupati saja, hanya bertumpu pada pemerintah semata, tetapi harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
“Saya punya keyakinan bahwa dengan sowan bareng ini, kami punya ruang komunikasi yang efektif untuk bareng-bareng membangun Situbondo. Karena fondasi membangun Situbondo itu tidak hanya pemerintah, tetapi semua stakeholder. Salah satu stakeholder terpenting adalah komunitas tokoh agama yang berpengaruh," tegasnya.
Bupati 41 tahun ini menyebut, bahwa kebersamaan antara Pemkab Situbondo dan tokoh agama merupakan manifestasi nyata dari pelayanan publik yang berlandaskan nilai moral dan kebijaksanaan. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat secara luas.
“Inilah wujud kebersamaan itu, bahwa pemerintah dengan ulama menjadi bagian terpenting untuk sama-sama memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," kata Mas Rio.
Dalam kunjungan ke Pondok Pesantren Walisongo Situbondo, Mas Rio mengaku mendapat pesan mendalam dari pengasuh pondok, Kiai Kholil As’ad. Pesan tersebut menekankan bahwa jabatan bukanlah sebuah kenikmatan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Tadi kami dapat pesan kebijaksanaan dari Kiai Kholil As’ad bahwa jabatan itu bukan kenikmatan. Jabatan itu adalah amanah. Jika amanah dijalankan dengan benar, insya Allah akan menjadi nikmat,” ungkapnya.
