SITUBONDO-Setelah puluhan tahun tanpa kehadiran layar lebar, Kabupaten Situbondo bersiap memasuki babak baru dalam dunia hiburan dan industri kreatif. Untuk pertama kalinya, sebuah bioskop akan beroperasi di daerah ini, bukan hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai ruang edukasi dan pembinaan talenta perfilman lokal,(28/1/2026).
Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, menyebut pembangunan bioskop tersebut sebagai realisasi dari komitmen yang pernah disampaikannya kepada masyarakat.
"Secara khusus saya meminta kepada pengusaha asal Situbondo, Fany Facely, untuk membangun bioskop di tanah kelahirannya," ujar Mas Rio, panggilan akrabnya.
Ini bioskop pertama yang dibangun di Situbondo, pada era kepemimpinan Bupati Rio dan Wabup Ulfi. "Ini sebenarnya wujud dari janji kampanye,” ujar Mas Rio, saat meninjau gedung bioskop di Roxy Situbondo.
Menurut Mas Rio, bioskop tersebut tidak semata-mata difungsikan sebagai pusat hiburan, melainkan juga diarahkan sebagai sarana pembelajaran, khususnya bagi generasi muda. Ia menekankan pentingnya menghadirkan tontonan yang memiliki nilai edukatif dan mampu membangun karakter.
“Bioskop saat ini tidak lagi sekadar hiburan. Ia dapat menjadi media edukasi yang efektif bagi masyarakat, terutama anak-anak muda,” katanya.
Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Situbondo merancang agenda jangka panjang berupa penyelenggaraan festival film lokal. Melalui program ini, karya film pendek anak-anak muda Situbondo berdurasi lima hingga tujuh menit akan diputar di bioskop dengan sistem tiket berbayar.
“Dengan begitu, mereka bisa merasakan bagaimana karyanya diapresiasi di bioskop sungguhan. Ini penting untuk menumbuhkan kepercayaan diri dan semangat berkarya,” jelas Mas Rio.
Ia pun optimistis, kehadiran bioskop ini dapat menjadi titik awal tumbuhnya sineas dan pelaku industri kreatif dari Situbondo. Menurutnya, ruang berekspresi harus dibuka sejak dini agar generasi muda berani bermimpi dan menuangkan gagasannya melalui medium film.
“Bukan tidak mungkin ke depan akan lahir sineas atau bintang film nasional dari Situbondo,” ujarnya.
