Lampu Lalu Lintas Mati, Kecelakaan Maut di Simpang Kapongan: Pemotor Patah Tulang


SITUBONDO-Arus lalu lintas di Simpang Kapongan,tepat di alun alun Kapongan, terlihat semrawut. Sudah hampir sepekan terakhir lampu lalu lintas di persimpangan tersebut mati yang arah barat menyebabkan kecelakaan lalu lintas,(29/1/2026).

Kecelakaan terjadi di Simpang empat alun-alun Kapongan tersebut Satu unit motor Honda beat bernopol P 2829 DT  dan pic up dari arah utara P 2540 Ab dihantam truk canter dengan nopol P 8461 UG yang menerobos lampu APILL . Pemotor mengalami patah tulang di bagian kaki yang cukup parah.

Ipda Arif , mengatakan kejadian nahas ini terjadi sekitar pukul 19:00 WIB. Saat itu, korban mengalami patah tulang berinisial S (52) warga Peleyan, sedangkan B pengemudi pic up mengalami luka ringan akibat serpihan kaca mobil, sedangkan H pengendara truk mengalami trauma. 

Kronologi kejadian, "kecelakaan terjadi akibat trafic ligt disimpang kapongan yang dari arah barat mati sedangkan dari arah selatan sepeda motor beat dari arah selatan melaju dilanjut dari utara pick up juga menginjak gas di karenakan dari arah utara dan selatan sudah berwarna hijau, muncul truk canter yang menerobos dari arah barat terjadilah kecelakaan tersebut” jelas ipda Arif ketika di wawancara.

Saat berada di tengah simpang empat Kapongan, bersamaan dari arah utara melaju ke arah Selatan pic up dan dari arah barat sebuah truk canter yang berkecepatan tinggi melaju. Karena melaju dengan kecepatan tinggi, tabrakan pun tak bisa dihindari.

Pick up mengalami kerusakan parah di bagian depan kiri dan bagian kaki-kaki  serta kaca pecah karena adu jontos bagian depan truk. Satu sepeda motor mengalami kerusakan di bagian depan akibat hantaman bak truk.

Inisial H sopir pick up yang melaju dari arah utara mengaku “Saat di tengah perempatan menuju selatan, jaraknya sudah sangat jauh dengan truk. Posisi truk sebelum kejadian melaju dari arah barat dengan kecepatan tinggi. Namun saat di lampu hijau, tiba-tiba dari arah barat muncul truk”, Jelasnya. 

“Dia berusaha memundurkan pick up-nya. Namun dalam hitungan detik, bagian depan truk sudah menghantamnya. “Saya selamat, tapi mobil saya rusak di bagian depan,” ujarnya. 

Pasca kejadian, sopir truk, sopir pick up, dan pemilik 1 sepeda motor, ipda Arif, melakukan mediasi di pos polisi landangan. Mediasi berjalan cair. Sopir truk menyanggupi mengganti semua kerugian yang ditimbulkan. “Kami selesaikan secara kekeluargaan, kemanusiaan dan tidak saling menyakiti. Kendaraan yang rusak akan diganti dengan kendaraan. Intinya kami permudah, yang bisa diperbaiki, diperbaiki, yang tidak bisa diperbaiki, diganti, dan sopir telah menyanggupi,” ujar ipda Arif.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak