Gema takbir tersebut di hadiri Bupati dan Wakil Bupati Situbondo, Ketua TP PKK Situbondo, Plt Sekda Situbondo, Kepala OPD Pemkab Situbondo, Camat se Kabupaten Situbondo, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Forkopincam Besuki tersebut berlangsung sederhana, namun penuh makna.
“Biasanya Gema Takbir yang dilaksanakan Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo di depan Pendopo Rakyat Situbondo. Tapi, sekarang dilaksanakan di Pendopo Pate Alos Besuki. Seiring bergemanya takbir, tahmid, dan tahlil di Pendopo Pate Alos dan masjid serta musala di seluruh Kabupaten Situbondo, menandakan kemenangan umat Islam selesai menjalani ibadah puasa ramadan satu bulan penuh,” kata Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo.
Bupati yang akrab disapa Mas Rio ini mengatakan bahwa, Gema Takbir Idulfitri bukan sekedar acara seremoni perayaan Idulfitri belaka, melainkan sebuah gerbang kemuliaan bagi setiap hamba untuk kembali kepada fitrah. “Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Idulfitri 1447 H sebagai ajang mempererat tali silaturahmi dan saling memaafkan,” kata Mas Rio.
Budaya saling memaafkan, lanjut Mas Rio, merupakan salah satu fondasi utama dalam merajut ukhuwah Islamiyah yang kokoh dengan masyarakat, sehingga menjadi energi positif dalam mengawal pembangunan daerah yang berkelanjutan.
