SITUBONDO-Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meresmikan program mudik balik gratis di Pelabuhan Jangkar, Situbondo, Minggu (15/3/2026).
"Format yang disiapkan oleh pemprov jatim yaitu mudik dan balik," kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dalam sambutannya.
Kita punya program mudik dan balik gratis rute Jangkar-Sapudi dan Jangkar-Raas sebanyak delapan trip," ujar Gubernur Khofifah saat di Pelabuhan Jangkar.
Delapan trip mudik gratis terdiri dari enam trip rute Jangkar-Raas yang dimulai pada tanggal 8, 11, 12, 15, 16 dan 17 Maret 2026, dan dua trip rute Jangkar-Sapudi pada tanggal 11dan 16 Maret 2026.
"Jadi ini untuk mudik ya, nanti baliknya dimulai pada tanggal 26 Maret dilanjutkan pada tanggal 2, 4 dan 6 April 2026. Ini bentuk layanan kami, dalam memberikan akses layanan masyarakat berbasis layanan laut," imbuh Gubernur Khofifah.
Kata Gubernur, Pemprov Jatim juga akan melepas mudik gratis warga Jawa Timur dari Jakarta tujuan beberapa kabupaten/kota di Jawa Timur, serta melepas pemudik dari 20 titik di Jawa Timur, untuk mengikuti mudik gratis.
Gubernur Khofifah, minta Dishub Jatim menyediakan 2 kapal standby, karena data tahun lalu animonya besar, tidak semua berangkat tepat pada waktunya.
"Ada yang bawa sayur, buah, kalau ada keterlambatan sampai ke kepulauan, sangat mungkin kondisinya kurang baik," ujarnya.
Gubernur perempuan yang terpilih ke dua kalinya ini berjanji untuk memenuhi pelebaran jalan ke Pelabuhan Jangkar yang tinggal sedikit.
"Janji saya, kalau panjengengan (Bupati Situbondo) sudah membebaskan lahannya, pemprov akan menyiapkan infrastrukturnya," janji Gubernur.
Gubernur Khofifah berkomitmen untuk memaksimalkan pelayanan bagi masyarakat Jawa Timur dimanapun berada.
"Harapan menjadi layanan pada masyarakat dimana saja masyarakat Jawa Timur berada," harapnya
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Jawa Timur, Nyono menjelaskan bahwa Lebaran 2025, Pemprov Jatim menyediakan layanan mudik dan balik gratis untuk masyarakat kepulauan.
"Program ini menggunakan kapal KMP Wicitra Damasaku yang secara reguler melayani Jangkar Raas, Jangkar Sapudi dengan penambahan frekuensi 7,5 poin atau 15 trip, dengan kapasitas angkut pertrip 250 penumpang dan dapat mengangkut 1500 kendaraan roda dua," kata Nyono.
Sedang Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo menyatakan bahwa Jangkar menjadi prioritas utama dalam konteks transportasi dan logistik.
"Ada rute ke lembar, Kepulauan di Sumenep, kalau IKN Jadi, ada yang dari Jangkar ke Kalimantan. Kalau aksesnya ada, Situbondo akan luar biasa," kata Bupati Situbondo.
Bupati Rio, panggilan akrabnya, menyebut pelabuhan Jangkar sangat strategis secara geografis di wilayah tapal kuda bagian timur.
"Mengurangi kepadatan pelabuhan banyuwangi membutuhkan pelabuhan Jangkar, logistik semen atau kebutuhan material di Jember atau perdagangan lainnya selama ini membutuhkan pelabuhan Janggkar, Bondowoso tidak memiliki pelabuhan karen tidak memiliki laut, maka potensi yang ada ke kabupaten Situbondo," jelas Bupati.
Bupati Rio mengingat jajarannya untuk memperhatikan dampak sosial yang ditimbulkan dari kemauan pelabuhan Jangkar. Kemudian Bupati Rio mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Jatim telah memberikan bantuan untuk pelebaran jalan menuju Pelabuhan Jangkar dan program mudik balik gartis di Pelabuhan Jangkar.
Sementara itu seorang pemudik dari Kepulauan Raas, Budiyanto merasa senang dan bersyukur mendapat tiket mudik gratis dari Gubernur Khofifah Indar Parawansah.
"Alhamdulillah, mendapat tiket gratis dari Gubernur ibu Khofifah, benar-benar membantu masyarakat," kata Budiyanto.
