SITUBONDO-Kecelakaan maut yang melibatkan motor dan mobil travel terjadi di jalur Pantura Situbondo, tepatnya di Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, Situbondo, Jumat (3/4/2026).
Seorang santriwati bernama Siti Fatimah (16), warga Desa Pokaan, meninggal dunia di lokasi kejadian setelah motornya dihantam mobil travel dengan kecepatan tinggi.
Berdasarkan rekaman CCTV berdurasi 1 menit 27 detik di lokasi kejadian, peristiwa bermula saat korban yang mengendarai Honda Beat putih berusaha menyeberang jalan dari arah utara menuju selatan.
Diduga kuat, korban kurang memperhatikan arus lalu lintas dari arah timur saat menyeberang.
Di saat yang bersamaan, sebuah mobil travel yang dikemudikan Lilur (32), warga Desa Andulang, Kabupaten Sumenep, melaju kencang dari arah timur menuju barat.
Akibat korban tidak memperhatikan arus lalin dari arah timur, benturan keras kedua kendaraan lain jenis tak terhindarkan, hingga membuat tubuh korban terpental ke aspal dan sepeda motornya hancur tidak berbentuk.
“Benturan antara mobil travel dan motor korban sangat keras. Tubuh korban dan motornya langsung terpental ke badan jalan,” ujar Yanto, salah satu warga di sekitar lokasi.
Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami luka parah, termasuk patah tulang paha kanan bagian atas dan bawah, yang menyebabkan nyawanya tidak tertolong.
Sementara itu, mobil travel mengalami kerusakan pada bagian depan samping kanan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Situbondo, Ipda Hariyanto, mengonfirmasi kejadian tersebut. Berdasarkan olah TKP awal dan keterangan saksi, kecelakaan diduga terjadi karena kelalaian saat menyeberang.
“Berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan saksi, korban langsung menyeberang ke arah selatan tanpa memperhatikan arus lalu lintas dari arah timur,” jelas Ipda Hariyanto.
Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan kini telah diamankan di kantor Unit Gakkum Polres Situbondo.
