Alih Bentuk Disahkan, STIQ Wali Songo Kini Menjadi Institut Agama Islam


Surabaya, Kamis, 2 April 2026 — Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Wali Songo Situbondo resmi beralih status menjadi Institut Agama Islam (IAI) Wali Songo Situbondo, menandai babak baru dalam pengembangan kelembagaan pendidikan tinggi keislaman di wilayah Situbondo.

Perubahan bentuk kelembagaan ini ditetapkan melalui Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 186 Tahun 2026 tentang Izin Perubahan Bentuk STIQ Wali Songo Situbondo menjadi Institut Agama Islam Wali Songo Situbondo. Keputusan tersebut ditetapkan di Jakarta pada 25 Februari 2026 dan ditandatangani oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A.

Selain itu, penyerahan Surat Keputusan (SK) alih status secara simbolis dilakukan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Prof. Dr. M. Arskal Salim, GP, M.Ag., kepada pimpinan kampus sebagai penanda resmi transformasi kelembagaan ini.

Sejak awal berdirinya, STIQ Wali Songo telah memiliki dua program studi utama, yaitu Ilmu Hadis (ILHA) dan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT). Seiring proses pengembangan menuju institut, kampus ini memperkuat kapasitas akademiknya dengan membuka sejumlah program studi baru sebagaimana tercantum dalam keputusan tersebut, yaitu Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah), Ekonomi Syariah, Studi Islam, Sejarah Peradaban Islam, dan Pendidikan Bahasa Arab pada jenjang sarjana.

Proses alih status ini juga mendapatkan dukungan dari Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Prof. Dr. Amien Suyitno, M.Ag., yang turut mengawal pengembangan kelembagaan STIQ Wali Songo hingga memenuhi seluruh persyaratan menjadi institut.

Berbeda dengan sebagian perguruan tinggi lain, STIQ Wali Songo Situbondo menempuh proses alih status secara bertahap dengan mengedepankan pemenuhan persyaratan secara komprehensif, termasuk penguatan program studi dan kesiapan kelembagaan. Langkah ini diambil untuk memastikan kualitas institusi tetap terjaga dan berkelanjutan.

Ketua STIQ Wali Songo yang kini resmi menjabat sebagai Rektor IAI Wali Songo Situbondo, Hartono, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.

“Alhamdulillah, ini merupakan karunia dari Allah SWT. Dengan perubahan bentuk dari sekolah tinggi menjadi institut ini, kita harapkan khidmah kita dalam membantu pengasuh untuk mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara, sebagai santri Kanjeng Nabi di bawah naungan Pondok Pesantren Wali Songo. Kita juga berharap para alumni nantinya dapat mewarnai khidmahnya di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.

Dengan beralihnya status menjadi institut, IAI Wali Songo Situbondo diharapkan mampu memperluas peran strategisnya dalam pengembangan ilmu keislaman, peningkatan kualitas pendidikan, serta pengabdian kepada masyarakat yang lebih luas.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak