Penetapan itu merupakan puncak dari rangkaian proses penjaringan calon ketua DPC yang telah berlangsung beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, DPP PKB membuka mekanisme seleksi melalui Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang diikuti sejumlah kader potensial dari berbagai daerah, termasuk Kabupaten Situbondo.
Selain mengikuti UKK, para kandidat juga menjalani tahapan evaluasi dan pendalaman terkait kapasitas kepemimpinan, kemampuan organisasi, loyalitas terhadap partai, hingga strategi pengembangan PKB di daerah. Hasil dari seluruh proses tersebut kemudian menjadi dasar DPP dalam menetapkan kepengurusan definitif DPC PKB di Jawa Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua Umum DPP PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal, menyampaikan arahan kepada seluruh ketua DPC terpilih di Jawa Timur.
"Ini hasil keputusan setelah melalui proses pencalonan dari beberapa bulan lalu. Kita ucapkan selamat kepada seluruh Ketua DPC se-Jawa Timur," ujar Cucun.
Wakil Ketua Umum DPP PKB itu juga meminta para ketua DPC yang telah ditetapkan segera bergerak menyusun kepengurusan dan merancang program kerja partai di daerah masing-masing.
"Selanjutnya silakan susun kepengurusan dan pelantikan berikut agenda kegiatan dalam musyawarah kerja," katanya.
Sementara itu Ali Yafie ketua DPC Terpilih mengatakan bahwa amanah menjadi Ketua DPC PKB yang kembali diberikan kepadanya akan dijadikan motivasi untuk memperkuat soliditas kader, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta memperbesar perolehan suara PKB pada pemilu mendatang.
“Dengan kepemimpinan yang berlanjut, PKB Situbondo menargetkan 16 kursi legislatif pada pemilu mendatang. Langkah-langkah ke depan yang kita ambil, yakni akan bekerja secara elektoral, melakukan ibadah-ibadah politik, memperkuat konstituen PKB yang ada,” tegas Ali Yafie.
Oleh karena itu, ia meminta kepada stakekholder PKB dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten Situbondo melakukan kerja-kerja politik elektoral dan bekerja secara solutif untuk masyarakat.
“Saat ini kondisi masyarakat per hari ini, relung hidupnya mengalami kondisi memprihatinkan dan riskan sekali, baik secara ekonomi maupun sosial. Artinya, perubahan-perubahan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat harus ditanggapi secara serius,” jelas Ali Yafie.
Jika hal ini tidak ditanggapi serius, kata Ali Yafie, maka akan jadi tantangan serius terutama bagi anggota DPRD jika ingin maju lagi pada pemilihan legislatif pada pemilu tahun 2029 mendatang.
“Untuk itu, saya meminta kepada rekan-rekan PKB yang duduk di kursi legislatif untuk merawat konstituennya agar tidak berpaling atau lari dari PKB,” tegas Ali Yafie.
