SITUBONDO-Ledakan dahsyat yang menghancurkan 12 rumah dan menewaskan 1 orang di Desa Mimbo, Desa Sumbaeranyar, Banyuputih, Situbondo, dipastikan bersumber dari petasan. Polisi menemukan lubang berdiameter 52 cm dan berkedalaman 7 cm di lokasi ledakan petasan itu.
"Ini sebenarnya masih kategori low explosives, masih rendah. Meski tetap membawa dampak, baik jiwa maupun material," ujar Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie,Jumat (20/2/2026).
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) juga ditemukan beberapa barang bukti terkait adanya proses pembuatan petasan dalam jumlah cukup banyak.
Sementara itu, korban yang mengalami luka saat ini masih mendapat perawatan di rumah sakit. Mereka rata-rata mengalami luka bakar hingga 50 persen.
"Para korban masih dalam perawatan intensif di rumah sakit. Masih syok, belum bisa dimintai keterangan. Luka bakar di atas 50 persen," terangnya.
Berdasarkan informasi terbaru, Suryadi (50), korban meninggal, ternyata bukan pembuat petasan, melainkan tetangga sekitar yang kebetulan sedang memperbaiki pintu gudang yang tak jauh dari lokasi ledakan.
