Banjir Bandang di Situbondo Makin Parah, Bupati Naikkan Status Tanggap Darurat


SITUBONDO-Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menyebut banjir luapan sungai di sejumlah wilayah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, selain menerjang ribuan rumah warga juga dilaporkan dua orang dinyatakan hilang diduga terseret air,(9/3/2026).

Dua orang yang dilaporkan hilang dan diduga terseret arus banjir pada Sabtu (7/3) itu adalah Tohari alias Pak Has (40) warga Desa Patemon, dan Jaelani warga Desa Sumberanya, Kecamatan Jatibanteng.

"Tadi kami juga mendapatkan laporan bahwa ada dua warga dari Desa Patemon dan Sumberanyar (Kecamatan Jatibanteng) dinyatakan hilang," kata Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo di sela meninjau terdampak banjir bandang di Desa Kalianget, Kecamatan, Banyuglugur, Situbondo, Minggu.

Banjir luapan Sungai Lubawang yang menerjang Desa Kalianget pada Sabtu (7/3) malam, lanjut dia, lebih besar dibandingkan banjir yang terjadi pada 21 Januari lalu.

Menurut Rio, bencana banjir bandang kali ini cukup parah mengakibatkan rumah-rumah terdampak rusak termasuk infrastruktur, dan sehingga pemerintah daerah setempat meningkatkan status tanggap darurat untuk penanganan pascabencana banjir bandang.

"Tadi saya berjalan berkeliling banyak tembok pagar roboh, pohon-pohon tumbang, karena kemarin malam hujan deras juga disertai angin kencang," katanya.

Kapolsek Besuki, Iptu Agus Nurahmadi mengatakan dua orang dinyatakan hilang oleh keluarganya yakni Tohari alias Pak Has dikabarkan sedang mencari rumput di sekitar sungai yang meluap dan menyebabkan banjir bandang.

"Keluarga dan warga di sana sudah mencari sejak kemarin petang, namun sampai hari ini belum juga ditemukan. Sementara Jaelani, juga dinyatakan hilang usai panen jagung di kawasan sungai di desanya, dan diduga terbawa arus sungai saat melintas di Dam Goa, arah pulang ke rumahnya," katanya.

Data BPBD Situbondo menyebutkan, banjir luapan air sungai terjadi di enam kecamatan yakni di Kecamatan Banyuglugur, ada dua desa terdampak yakni Desa Kalianget dan Desa Banyuglugur. Di Kecamatan Besuki ada lima desa yakni Desa Kalianget, Besuki, Kalimas, Bloro dan Pesisir.

Di Kecamatan Jatibanteng ada dua desa terdampak yakni Jatibanteng dan Wringin anom. Kecamatan Mlandingan ada dua desa yakni Selomukti dan Sumberpinang dan satu desa di Kecamatan Bungatan yakni Desa Bungatan, dan di Kecamatan Kendit ada dua desa, yakni Klatakan dan Kendit.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak