Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo Dorong OPD Berinovasi Demi Kemajuan Situbondo



SITUBONDO-Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Situbondo untuk mengubah pola pikir dalam melayani publik. Pria yang akrab disapa Mas Rio ini menegaskan bahwa inovasi pemerintah tidak boleh hanya menjadi pajangan di atas kertas, melainkan harus menjadi solusi konkret atas persoalan yang dihadapi warga.

Pesan tersebut disampaikan Mas Rio dalam agenda sosialisasi pemajuan mindset OPD inovatif di Pendopo Rakyat Situbondo, Rabu (8/4/2026). 

Ia menekankan bahwa setiap kebijakan yang diambil oleh dinas terkait harus memiliki dasar yang kuat dan implementasi yang jelas di lapangan.

“Setiap inovasi harus lahir dari kebutuhan riil masyarakat. Jangan hanya berhenti pada ide, tapi harus bisa dirasakan manfaatnya,” ujar Mas Rio dengan tegas di hadapan para kepala OPD.

Dalam kesempatan tersebut, Mas Rio menyoroti persoalan ketahanan pangan dan inflasi sebagai prioritas utama. Ia memberikan apresiasi kepada Tim Penggerak PKK Situbondo yang berkolaborasi dengan Bank Indonesia untuk mengajak warga menanam cabai di pekarangan rumah. Menurutnya, langkah sederhana seperti inilah yang justru memberikan dampak langsung bagi ekonomi rumah tangga.

Tak hanya itu, Mas Rio juga mendorong pengembangan peternakan skala rumah tangga, seperti budidaya ayam petelur. Upaya ini dinilai dapat membantu memenuhi kebutuhan telur sekaligus menekan fluktuasi harga di pasaran.

Mas Rio mengungkapkan, produksi telur di Situbondo saat ini masih jauh dari kebutuhan. Dari kebutuhan sekitar 17 ton per hari, produksi lokal baru mampu memenuhi sekitar 3,5 ton.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemkab Situbondo berencana mengkaji pemberian bantuan kandang ayam petelur kepada masyarakat sebagai stimulus peningkatan produksi dari tingkat rumah tangga.

Lebih jauh, Mas Rio menegaskan bahwa inovasi tidak bisa dilepaskan dari riset yang kuat. Ia menilai, selama ini kebijakan di daerah masih minim dukungan kajian yang mendalam.

“Tidak ada inovasi tanpa riset. Masalahnya, kita belum punya riset yang kuat. Ini yang harus mulai dibangun,” tegasnya.

Karena itu, dia meminta seluruh OPD untuk mulai membangun budaya kerja berbasis data dan penelitian, sekaligus menjadikan inovasi sebagai indikator kinerja yang terukur.

Dengan langkah tersebut, Mas Rio berharap Situbondo tidak hanya mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, tetapi juga melahirkan berbagai inovasi yang mampu bersaing hingga tingkat nasional.

“Kita ingin ada OPD, kecamatan, bahkan desa yang berprestasi di tingkat nasional melalui inovasi,” tutupnya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak