Hari Otonomi Daerah XXX, Bupati Situbondo Dorong ASN Tetap Solid Bangun Daerah


SITUBONDO- Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam mewujudkan visi pembangunan nasional, khususnya Asta Cita, dalam Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX yang digelar di Halaman Belakang Kantor Pemkab Situbondo, Senin (27/4/2026).

Dalam amanatnya, Bupati yang akrab disapa Mas Rio itu menyampaikan bahwa sistem otonomi daerah di Indonesia sejak awal dirancang dengan pendekatan desentralisasi, sebagaimana tercermin dalam berbagai regulasi, termasuk Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 yang membuka ruang bagi penguatan demokrasi daerah melalui mekanisme seperti Pilkada dan pelimpahan kewenangan dari pemerintah pusat.

"Sejarah otonomi daerah Indonesia memang menganut sistem desentralisasi. Ada kewenangan dari pusat yang diberikan kepada daerah, itulah yang disebut otonomi daerah," ujarnya.

Meski demikian, ia mengakui bahwa dalam perkembangan terakhir, khususnya sejak 2010, terdapat kecenderungan pengurangan kewenangan daerah. Namun hal tersebut, menurutnya, tidak boleh melemahkan kemandirian daerah.

"Dengan berkurangnya kewenangan itu tidak membuat daerah menjadi tidak mandiri. Justru kita harus tetap kuat dan adaptif," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyoroti bahwa sejumlah negara dengan sistem pemerintahan yang cenderung sentralistik justru mampu mencapai kemajuan pesat. 

Ia mencontohkan negara seperti China, Iran, dan Russia yang dinilai berhasil menunjukkan kekuatan pembangunan dalam sistem tersebut.

Namun demikian, Indonesia tetap berpegang pada prinsip otonomi daerah yang terus disempurnakan. Ia optimistis kepemimpinan nasional saat ini di bawah Prabowo Subianto mampu membawa Indonesia menuju era kejayaan.

"Dengan kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, kita yakin Indonesia akan menuju era kejayaan. Berbagai program seperti ketahanan pangan dan pembangunan infrastruktur terus kita dukung," katanya.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Situbondo dalam mendukung penuh program-program strategis nasional. Ia menekankan bahwa kepentingan negara harus selalu menjadi prioritas utama di atas kepentingan daerah.

"Ketika berbicara kepentingan negara, kita siap memberikan dukungan, termasuk aset daerah. Kepentingan negara harus didahulukan dibanding kepentingan kabupaten," ungkapnya.

Ia juga menyinggung dukungan terhadap pembangunan infrastruktur strategis seperti bandara, termasuk kemungkinan pengembangan fasilitas militer, sebagai bagian dari kontribusi daerah terhadap kepentingan nasional.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum Hari Otonomi Daerah sebagai refleksi untuk memperkuat rasa cinta terhadap bangsa dan negara, serta memperkokoh komitmen pembangunan dalam lima tahun ke depan.

"Bismillah, mari kita melangkah. Peringatan Hari Otonomi Daerah ini menjadi refleksi bagi kita semua untuk mewujudkan rasa cinta kepada bangsa dalam lima tahun ke depan," pungkasnya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak