SITUBONDO-Sebanyak 13 nelayan Situbondo selamat setelah kapal slerek Mustika milik warga Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, tenggelam di perairan Desa Agel, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo pada Sabtu 23 Mei 2026 dini hari.
Kapal tersebut berangkat melaut pada Jumat 22 Mei 2026 pukul 15.00 WIB dari Pantai Mimbo menuju perairan Jangkar untuk mencari ikan.
Sebelumnya, kapal sempat menurunkan jangkar sekitar pukul 17.00 WIB sambil menunggu waktu operasional penangkapan ikan.
Namun, kapal mendadak miring ke kiri pada Sabtu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB akibat air laut masuk melalui bagian buritan dan cepat memenuhi lambung kapal.
Para ABK sempat bertahan di tengah laut selama sekitar dua jam dengan memanfaatkan benda terapung sebelum akhirnya meminta pertolongan melalui telepon genggam salah satu awak kapal.
Kasat Polairud Polres Situbondo AKP Gede Sukarmadiyasa mengatakan pihaknya menerima laporan pada Sabtu pagi sekitar pukul 08.00 WIB dan langsung menerjunkan personel ke lokasi kejadian.
“Begitu menerima laporan, anggota Satpolairud langsung bergerak ke lokasi untuk memastikan kondisi kapal serta keselamatan seluruh awak,” ujar AKP Gede Sukarmadiyasa.
Ia menambahkan, evakuasi dilakukan oleh nelayan setempat menggunakan kapal nelayan Mimbo bernama Tohar pada pukul 03.30 WIB dan seluruh ABK berhasil diselamatkan tanpa luka serius.
Selain itu, kapal diduga tenggelam akibat kebocoran pada bagian lambung dan titik tenggelam telah diberi tanda pelampung untuk proses lanjutan.
AKP Gede Sukarmadiyasa mengimbau nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan dan memeriksa kondisi kapal sebelum melaut.
