Bupati Mas Rio Tinjau MPLS di SMPN 1 Panji, Apresiasi Sekolah Bebas Sampah Plastik


SITUBONDO-Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, meninjau langsung  pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 1 Panji, Situbondo  pada hari pertama masuk sekolah, Senin (13/7/2026).

Kehadiran orang nomor satu di Situbondo ini,  bertujuan untuk memastikan proses transisi siswa dari tingkat Sekolah Dasar (SD) ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) berjalan lancar. Kunjungan ini sekaligus menjadi momen reuni bagi Bupati yang akrab disapa Mas Rio tersebut.

Kepala SMPN 1 Panji, Sri Rahayu Supandi, yang mendampingi langsung jalannya peninjauan, ternyata merupakan mantan guru Mas Rio. 

Dalam kesempatan itu, Mas Rio mengungkapkan rasa bangganya terhadap kemajuan SMPN 1 Panji. Salah satu hal yang paling diapresiasi adalah komitmen sekolah dalam menjaga kebersihan melalui pengurangan sampah plastik.

“Salah satu yang saya catat tadi, tidak ada lagi sampah plastik karena semua siswa diwajibkan pakai tumbler. Untuk makan pun sudah diwajibkan bawa tepak (kotak) makanan sendiri. Jadi sangat mengurangi sampah,” ujar Mas Rio.

Selain memantau aktivitas siswa baru, Mas Rio juga menyempatkan diri memeriksa kondisi fisik bangunan sekolah. Ia menilai kebersihan lingkungan sekolah sudah sangat baik, namun beberapa fasilitas bangunan memerlukan perhatian khusus.

Tantangan terbesar dalam perbaikan ini adalah status sebagian bangunan SMPN 1 Panji yang merupakan cagar budaya, sehingga proses renovasi memerlukan penanganan hati-hati. Kendati demikian, Mas Rio menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan dukungan fasilitas secara bertahap.

“Ini bangunan ada yang berstatus cagar budaya, jadi banyak kesulitan teknis. Secara fisik sudah oke, tapi memang ada beberapa bagian yang perlu diperbaiki. Minimal nanti kita alokasikan anggaran untuk pengecatan dulu,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Panji, Sri Rahayu Supandi, mengungkapkan rasa syukurnya atas tingginya kepercayaan masyarakat. Pada tahun ajaran baru ini, kuota sebanyak 288 siswa untuk kelas 7 telah terisi penuh.

Saat ini, total akumulasi siswa SMPN 1 Panji  dari kelas 7 hingga 9 mencapai lebih dari 800 pelajar yang terbagi dalam 27 rombongan belajar (rombel).

“Alhamdulillah, sekolah kita tahun ini menjadi rujukan masyarakat Situbondo. 

Tadi saya juga sampaikan ke Bupati berbagai kelebihan sekolah ini, termasuk program andalan kami seperti program ‘Sehat’ dan ‘Si Comel’,” jelas Yuyun, panggilan akrab Kepala Sekolah SMPN 1 Panji.

Meski menjadi sekolah favorit, Sri Rahayu tidak menampik adanya kendala infrastruktur pada bangunan tua tersebut. Menanggapi sorotan Bupati terkait warna cat fasilitas sekolah yang mulai kusam, ia meluruskan bahwa kendala utama bukan karena status cagar budaya, melainkan keterbatasan alokasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Bukan karena cagar budaya lalu tidak ada dana. Anggaran pemeliharaan di dana BOS itu terbatas, hanya sekitar 20 persen. Sementara ini sekolah tua yang butuh banyak rehabilitasi,” tuturnya.

Melalui momentum kunjungan ini, pihak sekolah berharap ada intervensi dan bantuan langsung dari pemerintah daerah untuk menjaga estetika sekolah. “Tadi saya meminta kepada Pak Bupati, ya paling tidak ada bantuan untuk pengecatan total semuanya,” harapnya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak