Gelar Haul Masyayikh Se-Nusantara, Bupati Situbondo buka undangan untuk umum




SITUBONDO – Pemerintah Kabupaten Situbondo tengah bersiap menyambut gelaran akbar keagamaan, Haul Masyayikh Se-Nusantara Ittisholana, yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 19 Juli 2026. 

Momentum sakral ini diprediksi akan menjadi magnet spiritual yang mempertemukan para tokoh agama dari berbagai penjuru tanah air.

Bupati Situbondo, Mas Rio, yang bertindak langsung sebagai Ketua Panitia Pelaksana, memberikan keterangan resmi terkait persiapan jelang enam hari pelaksanaan acara tersebut. 

Dalam pernyataannya, Mas Rio menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh elemen structural dan tokoh masyarakat di wilayah Situbondo dan Bondowoso.

"Dengan segala kerendahan hati, kami memohon maaf karena tidak menyebarkan undangan resmi kepada para pejabat, tokoh masyarakat, anggota DPRD, ketua partai politik, maupun seluruh organisasi kemasyarakatan (ormas) yang ada di Situbondo dan Bondowoso," ujar Mas Rio dalam keterangannya, Senin (13/7/2026).

Langkah tersebut diambil demi menjalankan amanat dan dawuh dari ulama kharismatik, Kiai Kholil As’ad. Berdasarkan arahan tersebut, wilayah Situbondo dan Bondowoso diposisikan sebagai tuan rumah yang fokus melayani tamu undangan. Adapun undangan fisik secara resmi hanya diperuntukkan bagi para Kiai pemimpin dan pengasuh pondok pesantren yang berasal dari luar daerah.

Kendati tidak mendapatkan undangan formal, Bupati Situbondo tetap membuka pintu selebar-lebarnya dan sangat mengharapkan kehadiran seluruh lapisan masyarakat, para pejabat, serta tokoh daerah untuk dapat melebur bersama dalam acara Haul Masyayikh tersebut.

Pihak panitia juga memohon dukungan moril serta doa dari seluruh masyarakat agar perhelatan akbar keagamaan ini dapat berjalan dengan khidmat, lancar, dan membawa keberkahan bagi kemaslahatan umat.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak