Konsleting Listrik Sebabkan Kebakaran, Kerugian Hinggal Ratusan Juta Rupiah

 


SITUBONDO – Musibah kebakaran melanda permukiman warga di Dusun Randu Agung, RT.003/RW.001, Desa Banyuputih, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, pada Minggu (7/6/2026) siang.

Sebuah rumah permanen berukuran besar milik H. Erwan Darmawan (48) ludes dilalap si jago merah hingga mengalami rusak berat.

Pusat Pengendalian Operasi (Pusdaloops) BPBD Kabupaten Situbondo, melaporkan kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 12.10 WIB. 

Kebakaran diduga kuat akibat adanya korsleting (hubungan arus pendek) listrik di area ruang tamu. 

Kendati demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian setempat.

Kronologi kejadian bermula saat pemilik rumah, H. Erwan, sedang berada di sawah. 

Di dalam rumah, anggota keluarga yang menyadari munculnya kobaran api langsung berlarian menyelamatkan diri ke luar rumah sembari berteriak meminta tolong.

Mendengar teriakan tersebut, warga sekitar dengan sigap bergotong-royong mencoba memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, sementara warga lainnya segera menghubungi pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Situbondo.

Dua unit mobil Damkar, yang masing-masing disiagakan di Wilayah Kecamatan Asembagus dan Mako Situbondo Kota, langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan pembasahan (pendinginan). 

Setelah berjuang keras, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 14.45 WIB.

Beruntung, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam musibah ini. 

Seluruh penghuni rumah yang berjumlah 6 jiwa (1 KK) dinyatakan selamat.

Namun, kerugian materil akibat kebakaran ini ditaksir sangat besar, mencapai total Rp470.000.000.

Kerugian tersebut meliputi kerusakan bangunan beserta perabotan rumah tangga senilai Rp300 juta, serta uang tunai sebesar Rp170 juta yang disimpan di dalam rumah ikut hangus terbakar.

“Data diatas masih data awal. Jika ada perkembangan informasi baru di lapangan, akan kami informasikan kembali,” kata Kepala Pusdalops PB-BPBD Situbondo, Puriyono.

Proses penanganan di lokasi kejadian melibatkan sinergi dari berbagai unsur, antara lain Camat Banyuputih, Camat Asembagus, Koramil dan Polsek Banyuputih, Anggota Pusdalops & TRC BPBD Situbondo, Tagana Dinsos, Pemdes Banyuputih, petugas PLN Asembagus, Satpol-PP, serta warga setempat.

Pasca-kejadian, pihak BPBD Kabupaten Situbondo segera melakukan tahap Jitupasna (Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana) di lokasi dan berencana untuk menyalurkan bantuan logistik guna meringankan beban korban yang terdampak.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak