SITUBONDO–Kabupaten Situbondo bersiap menggelar salah satu perhelatan spiritual terbesar tahun ini.
Ribuan jamaah dari berbagai penjuru diprediksi akan memadati pusat kota dalam rangka memperingati Haul Masyaikh Bersama Jamaah Sholawat Nariyah.
Acara akbar ini diinisiasi secara penuh oleh seluruh elemen jamaah Itisholana (Itihad Sholawat Nariyah), sebuah wadah pemersatu umat yang dikenal konsisten dalam menggemakan syiar selawat di tanah air.
Sebagai wujud keseriusan dan penghormatan, Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo (yang akrab disapa Mas Rio), turun tangan langsung dan bertindak sebagai Ketua Panitia Pelaksana.
Dalam keterangannya, Mas Rio menegaskan komitmen pemerintah daerah beserta panitia untuk menyukseskan agenda besar ini, yang tidak hanya menjadi momentum doa bersama tetapi juga simbol persatuan.
Acara religius ini dijadwalkan akan berlangsung pada:
* Hari / Tanggal: Ahad, 19 Juli 2026 (Bertepatan dengan 04 Safar 1448 H)
* Waktu: Pukul 06.00 WIB s.d. Selesai
*Tempat: Alun-Alun Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Indonesia.
Haul Masyaikh kali ini dipastikan akan berlangsung khidmat dan sarat akan keberkahan, mengingat figur kepemimpinan spiritual utama akan dipimpin langsung oleh *KHR. Muhammad Kholil As’ad*.
Tidak hanya itu, Mas Rio menyampaikan bahwa pihak panitia telah mengantarkan undangan secara langsung kepada jajaran ulama, kiai sepuh, serta para habaib terkemuka dari berbagai pondok pesantren legendaris di Nusantara.
Di antara para guru mulia dan kiai sepuh yang dijadwalkan hadir berasal dari pusat-pusat keilmuan Islam besar, seperti:
* Masyaikh dan Kiai dari Ploso
* Masyaikh dan Kiai dari Lirboyo
* Masyaikh dan Kiai dari Langitan
* Jajaran Kiai dan Habaib kharismatik dari Rembang, serta berbagai wilayah lainnya di Indonesia.
Kehadiran para tokoh spiritual bangsa ini utamanya adalah untuk memimpin zikir khusyuk dan *mendoakan keselamatan, kedamaian, serta keberkahan bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)*.
Salah satu pemandangan menarik sekaligus menyentuh hati menjelang perhelatan ini adalah komitmen tinggi dari para kiai setempat untuk memberikan penghormatan tertinggi kepada para tamu luar daerah yang datang. Dalam rapat koordinasi, dilaporkan bahwa sejumlah tokoh agama lokal, termasuk Kyai Zainuri Sufyan, telah menyatakan komitmen mereka untuk berjalan kaki menuju lokasi acara dari kawasan Seletreng Kec Kapongan.
Langkah ini diambil secara sukarela agar area parkir di sekitar Alun-Alun Situbondo dapat diprioritaskan sepenuhnya bagi para tamu undangan dan jamaah dari luar kota.
Menanggapi keteladanan tersebut, Bupati Rio menyatakan komitmen serupa untuk ikut berjalan kaki mendampingi para kiai.
Pemerintah Kabupaten Situbondo bersama seluruh panitia Jamaah Itisholana mengajak seluruh warga masyarakat Situbondo, Bondowoso, Banyuwangi, dan sekitarnya untuk hadir berbondong-bondong, meramaikan, serta menjaga ketertiban demi suksesnya acara Haul Masyaikh Nusantara ini.
