Khitan Massal 1.000 Anak Warnai Libur Sekolah, Bukti Komitmen Pemkab Situbondo Bangun SDM Unggul


SITUBONDO-Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melaksanakan program khitanan massal di Pendopo Rakyat Situbondo, Senin 6 Juli 2026. 

Sebanyak seribu anak ditarget disunat pada momen libur sekolah 2026. Ketua TP PKK Kabupaten Situbondo Husna Laili mengatakan khitanan massal tersebut merupakan program yang diinisiasi Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo atau Mas Rio.

"Kegiatan khitanan masal ini program pemerintah Kabupaten Situbondo sekaligus mengisi liburannya anak-anak, ini kebetulan memang lagi libura makanya kami ya, Mas Rio menginisiasi untuk ayo diadakan khitanan massal," kata Mbak Una sapaan akrabnya.

Mbak Una menjelaskan, program khitanan massal bisa terlaksana juga berkat support sejumlah pihak. Dia berharap program ini bisa terlaksana setiap tahun.

"Jadi harapannya kegiatan ini selain terlaksana tahun ini, tahun depan juga bisa terlaksana dengan lebih banyak lagi sasarannya," katanya.

Dalam kesempatan itu, Mbak Una menyampaikan khitanan massal dilaksanakan juga untuk menjelaskan bahwa Pemkab Situbondo di bawah kepemimpinan Mas Rio-Mbak Ulfi tidak hanya fokus terhadap pembangunan infrastruktur. 

"Tetapi juga fokus di hal lainnya seperti kesehatan dalam hal ini kita wujudkan dalam bentuk aksi khitanan masal, pendidikan melalui beasiswa dan sebagainya," katanya. 

"Pada intinya kami juga fokus untuk bagaimana sumber daya manusia di Kabupaten Situbondo itu sehat dan unggul bisa bersaing," ujarnya menambahkan. 

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo, Rina Widharnani mengatakan khitan massal tahun ini ditargetkan menyasar sebanyak 1000 anak.

"Sasarannya 1000 anak, tahun ini dilaksanakan mulai hari ini sampai dengan tanggal 12 Juli, tersebar di beberapa titik, wilayah Tengah (Pendopo Rakyat), Timur (Balai Desa Jangkar), Barat (Pendopo Pate Alos)," katanya. Terkait biaya, Rina menjelaskan semua pembiayaan ditanggung oleh pemerintah daerah disupport oleh sejumlah pihak.

"Semua gratis, bahkan para peserta dapat bingkisan, sarung dan uang transport," katanya. Di lain sisi, salah seorang orang tua peserta warga Alasmalang, Wati menyampaikan terimakasih kepada pemerintah daerah telah melaksanakan kegiatan khitan massal.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak